Senin, 06 Juni 2016

No Nuclear, No Party

AllAH swt, merupakan zat yang maha sempurna yang dapat menciptakan semesta alam dan segala isinya yang jelas terkandung di dalam QS. As-sajadah ayat 4 yang artinya Allah telah menciptakan langit dan bumi dan segala yang ada diantara keduanya dalam waktu enam hari, kemudian dia bersemayang diatas arsy kamu. Semua tidak memiliki seorang penolong dan pemberi syafaatpun selain dirinya. Lalu, apakah kamu tidak memperhatikanya. Dalam hal ini terlihat jelas tiada satupun yang dapat menandingi kekuasaan Allah swt.

Selain menciptakan alam semesta ini Allah pun menciptakan makhluk yang sangat sempurna yang kita sebut sebagai manusia, siapakah manusia? Manusia adalah hamba allah yang memiliki akal dan pikiran yang berbeda dengan makhluk ciptaan lainya.

Allah menciptakan manusia untuk menjaga alam semesta ini, namun tidak semua manusia atau hamba llah memiliki sifat yang terpuji contohnya menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan lain-lain.

Manusia diciptakan dengan pikiran dan akal yang begitu cerdas dan luas, sebagian darinya mampu menciptakan sesuatu yang menakjubkan salah satunya adalah penciptaan Nuklir.

Penemuan nuklir merupakan salah satu penemuan besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Sejak dikembangkannya reaktor nuklir oleh Enrico Fermi, semakin banyak teknologi baru yang tercipta dari teknologi nuklir serta pemanfaatan radiasi dari teknologi nuklir yang tidak hanya membahayakan tetapi juga dapat memberi manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh manusia.

Dalam fisika nuklir, energi nuklir tercipta dari sebuah proses yang mana dua partikel nuklir bertubrukan akibat dari reaksi nuklir. Pada prinsipnya bukan hanya   dua   partikel   yang   bisa   bertubrukan   sehingga   menghasilkan  energi, melainkan  lebih  dari  dua  partikel  namun  kejadian itu  sangat  jarang.  Proses bertubrukannya dua partikel atom atau lebih inilah yang kemudian menghasilkan ledakan yang maha dahsyat.

Pada awal penemuannya, nuklir dibuat bukan dengan tujuan untuk menciptakan senjata pemusnah massal seperti senjata nuklir, akan tetapi terjadi penyimpangan dalam pemanfaatan penemuan tersebut oleh manusia. Senjata nuklir adalah senjata yang mendapatkan tenaga dari reaksi nuklir dan mempunyai daya pemusnah yang dahsyat, sedangkan bom atom merupakan salah satu tipe senjata nuklir dimana penghasil energi ledakannya hanya berasal dari proses reaksi fisi. Lain halnya dengan bom hidrogen yang memperoleh energi ledakan dari proses reaksi fusi tak terkendali. Sekalipun diperoleh melalui proses   reaksi yang berbeda, baik bom atom maupun bom hidrogen tetap merupakan jenis  senjata pemusnah massal. Senjata nuklir kini dapat digunakan dengan menggunakan berbagai cara, seperti melalui pesawat pengebom, peluru kendali, peluru kendali balistik, dan peluru kendali balistik  jarak benua.

Pemanfaatan nuklir merupakan salah satu alternatif dalam penyediaan pasokan energi. Penggunaan energi nuklir akan berdampak pada penghematan bahan bakar fossil berupa gas, minyak bumi, dan batubara, dimana dulu   sebagian besarnya digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik. Dengan menggunakan energi nuklir untuk menghasilkan listrik akan mengurangi perlunya membakar bahan bakar ini, sehingga cadangannya dapat bertahan lama. Hal ini juga berdampak langsung pada perlindungan lingkungan.

Energi nuklir adalah tipe teknologi nuklir yang melibatkan penggunaan reaksi fisi nuklir secara terkendali untuk melepaskan energi, termasuk propulsi, panas, dan pembangkit energi listrik. Energi nuklir diproduksi oleh reaksi nuklir terkendali yang menciptakan panas yang lalu digunakan untuk memanaskan air, memproduksi uap, dan mengendalikan turbin uap. Turbin ini digunakan untuk menghasilkan energi listrik dan/ atau melakukan pekerjaan mekanis.

Selain pemanfaatan nuklir di bidang energi dan senjata, nuklir juga dimanfaatkan dalam bidang pertanian, perikanan, peternakan, hidrologi, industri, kedokteran,  serta pangan

Di masa yang akan datang kita tidak akan tahu bagaimana kelanjutan tentang nuklir. Apakah membahayakan atau malah menguntungkan bagi kita. Sejauh ini kita telah mendapak dampak baik dan dampak buruknya. Dari kecelakaan dan sampai kesenangan yang kita rasakan saat ini. Semoga saja kedepannya nuklir dapat dipergunakan yang baik-baik jangan sampai mencelakakan umat manusia itu sendiri. “No Nuclear, No Party” selama tidak ada nuklir kita tidak akan merasakan besarnya keajaiban yang dihasilkan nuklir itu sendiri dan kita tidak akan merasakan kesenangan yang di akibatkan dari nuklir.

KUNJUNGAN NUKLIR

Pada tanggal 03 Mei 2016 kami anak Pendidikan Fisika UIN Jakarta angkatan 2013/2014  yang berjumlah 66 orang telah mengunjungi Badan Tenaga Nuklir Nasional atau yang sering kita sebut BATAN. Disana kita dibagi 2 kelompok untuk bisa masuk kedua gedung, yaitu gedung reactor serbaguna GA Siwabessy dan gedung 20 IRM PTBBN.

Sebanyak 31 orang  diterima PRSG oleh Tim Pemandu PRSG yang terdiri dari Cahyana ST, Drs. Unggul Hartoyo, Agung Satrio S.Si. Puspitasari Ramadania S.Si, Ngariatinah, Suharyo, Sunarningsih dkk. Rombongan kunjungan mendapat penjelasan mengenai perkembangan dari sejarah reaktor RSG- GAS dengan penjelasan mengenai kelengkapan sarana prasarana yang dimiliki oleh reaktor RSG- GAS. Penjelasan secara menyeluruh mengenai pengoperasian reaktor RSG-GAS disampaikan baik di Lobby maupun di fasilitaitas reaktor.
Rombongan juga mendapat penjelasan mengenai fungsi dan manfaat dari reaktor RSG-GAS. Selain itu dijelaskan pula mengenai proses bisnis reactor dan manajemen, inspeksi dan pengawasan serta sistem pelaporan pengelolaan reaktor RSG-GAS termasuk didalamnya penjelasan mengenai Sistem Mutu, Budaya Keselamatan, Budaya Keamanan maupun Sistem Monitoring dan Evaluasi serta Pengawasan Dampak Lingkungan di PRSG.
Dan yang rombongan lainnya melaksanakan kunjungan ke Kawasan Instalasi Radiometalurgi gedung 20 Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir. Kunjungan diterima oleh Bapak Helmi Fauzi R, S.ST, Maman Kartaman A, MT dan Ibu Mu'nisatun Sholikhah, S.ST sebagai Petugas Layanan Informasi (PLI). Kunjungan langsung diantar untuk mengunjungi Hotcell 101 sampai 103 disini pengunjung dijelaskan tentang Transfer Bahan Bakar dari Gedung 65  Instalasi Elemen Bakar Eksperimental (IEBE)-PTBBN dan Uji Tak Merusak oleh Bapak Bapak Helmi Fauzi, ST, lalu penungjung diantar ke Hotcell 104 sampai 107 untuk mengetahui pekerjaan Uji Metalografi yang dijelaskan oleh Bapak Maman Kartaman A, MT dan terakhir pengunjung diantar ke Hotcell 108 dan 109 yang merupakan ruang laboratorium kimia untuk pekerjaan uji pasca iradiasi dan di Hotcell 137 dan 133 laboratorium untuk uji Pra Iradiasi, di Hotcell 112 pengunjung dijelaskan tentang cara kerja tangan manipulator yang merupakan tangan robot untuk mengerjaan preparasi sem dan tem. Pengunjung langsung berinteraksi dengan pemandu Bapak Helmi Fauzi R,S.ST, dan Bapak Maman Kartaman A, MT.